Usia 23 Tahun Belitung Timur, DPRD Dorong Visi-Misi Bupati dan Meningkatkan Pelayanan Publik  Yang Baik

Belitung Timur, Usia 23 Tahun  Belitung Timur ,  27  Januari  sebagai Hari Jadi Kabupaten Belitung Timur,” 27 Januari 2003 – 27 Januari 2027,” terkait dengan hal tersebut, wartawan media ini melakukan wawancara dengan ketua DPRD Beltim Fezzi Oktolseja yang bertempat di ruang kerjanya pada Selasa ( 20 – 1 – 2026 ), ini kutipannya : 

Sudah sejauhmana aspirasi masyarakat yang diserap oleh DPRD Beltim ? 

Masalah aspirasi, kita DPRD  selalu setiap hari menyerap aspirasi masyarakat  baik secara pribadi maupun kelompok masyarakat, Belitung Timur sekarang sudah 23 Tahun, sudah dewasa”  sekarang ini kita memang sudah harus  ada kemajuan dan harus memberikan manfaat bagi masyarakat, saa ini sudah banyak perubahan – perubahan tetapi harus lebih banyak kemajuan, awal kita terbentuknya Belitung Timur ini agar lebih banyak memberikan pelayanan kepada masyarakat baik pendidikan maupun kesehatan walaupun masih ada kekurangannya.Dengan momentum 23 tahun Belitung Timur, kita lebih menciptakan lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Beltim

Langka- langkah apa saja yang telah diperbuat oleh DPRD  itu sendiri untuk masyarakat Beltim ?
 
DPRD ini tidak bisa berdiri sendiri,  sebagai pengawas  jalannya roda  pembangunan daerah dan juga dari tugas dan fungsi DPRD terkait dengan penganggaran, fungsi pengawasan kita sudah melakukan kerja sama semua pihak Pemerintah Daerah agar roda pembangunan Beltim bisa berjalan dengan baik dan bagaimanapun kita mengawal visi dan misi Bupati Beltim yang memang sudah  lebih kurang satu tahun  semenjak terpilih, terkait dengan penganggaran kita tau bahwa  saat ini difisit dimana-mana, pemotongan anggaran dimana-mana oleh karena itu kita berusaha dengan segala keterbatasan, dengan segala pemotongan  transper daerah dari pusat, roda pemerintah Beltim bisa berjalan dengan baik dan normal, tentunya ada disposisi- disposisi yang dilakukan.

Visi- Misi Bupati Beltim yang telah dikawal oleh DPRD,  apa saja ?

Kita  juga terus mendorong visi-misi  Bupati, terutama Bupati melakukan langkah- langkah strategi sebagaimana untuk membuka lapangan kerja, kita juga mendorong visi misi  Bupati bidang pendidikan Sekolah Garuda, kita juga terus mendorong Bupati agar program -program bidang pendidikan dan kesehatan bisa berjalan, contohnya ” bagaimana meningkatkan bantuan alat- alat Sekolah dan bagaiman meningkatkan kwalitas pelayanan puskesmas dan rumah sakit , dan bagaimana masyarakat berobat dengan  tidak terbebani BPJS

Terkait dengan PAD Beltim,  bagaimana DPRD  untuk menciptakan PAD tersebut ?

Pajak yang terbesar dari galian C, kita juga minta kepada Bupati bahwa IUP Perusahaan galian C berjumlah 72 IUP perusahaan dan yang aktif hanya 16 Perusahaan, sisanya tidak aktif artinya Perusahaan yang punya IUP tetapi tidak berproduksi,  nah ini harus kita informasikan dan itulah terkait dengan PAD kita dari galian C.

Bagaimana Optimalisasi penerimaan pajak dan distribusi daerah ?
 
Kita juga menerima optimalisasi penerimaan pajak dari distribusi daerah kemudian minta royalti dari PT.Timah dan kita minta Bupati untuk lakukan pengecekan apakah royalti dari PT.Timah ada penambahan

Bagaimana dengan aktivitas meja goyang, pajaknya?

Terkait dengan meja goyang, itu kita koordinasi dengan Bupati terkait dengan kebijakan terhadap meja goyang, pajak yang bisa diambil  selama mereka punya izin, kalau tidak ada izin bagaimana mau ambil pajaknya, itu tidak boleh. Kalau meja goyang harus punya izin, izinnya bidang apa, harus ada dinas tertentu atau CV terkait yang bisa, yang namanya pengusaha tidak mau izin-izinnya dan tidak tau, bagaimana ngurus izin itu, harus nya mereka jemput bola, dan segala sesuatu yang tidak ada izin tidak boleh dipungut untuk PAD.

Bagaiman harapan DPRD  terhadap masyarakat Beltim, ke depan ?

Harapan kedepannya masyarakat bisa maju  dan mari kita bersama- sama bersinergi untuk menciptakan  Beltim  lebih maju, masyarakat lebih sejahtera, pelayanan publik lebih baik. ( Niza Karyadi )