Usai Dihantam Pandemi, UKM Bangkit Lagi Mengais Rezeki

Peristiwa20 views

JAKARTA, Tidak dipungkiri bahwa pelaku usaha kecil menengah atau UKM adalah satu dari sekian banyak sektor yang menjadi korban keganasan pandemi Covid-19. Bahkan, tidak sedikit UKM-UKM di tanah Air yang sudah guling tikar. Mereka sudah tidak sanggup lagi berdagang karena sepi pembeli.

Alex, pedagang gorengan di kawasan Blok M mengakui, pendapatan dari hasil gorengan sangat minim sekali akibat pandemi Covid-19, dan sudah hampir setahun lebih dagangannya sepi pengunjung.

‘Sedih kalo diingat, setahun lebih berdagang tidak hasilkan untung dan malah nombok,”ujar pria asal Sumatera Selatan, Senin (5/11/2021).

Alex hanya bisa pasrah kala itu. Ia hanya bisa berharap agar pandemi ini segera berakhir dan normal kembali seperti sediakala. “Kita berharap ada perhatian dari pemerintah kepada nasib pedagang khususnya yang berada disekitar terminal Blok M Jakarta Selatan, karena selama Covid-19 kami dan pedagang yang biasa mangkal di bawah terminal Blok M belum sama sekali mendapat bantuan baik dari pemerintah provinsi DKI maupun pemerintah pusat,”tandas Alex.

Senada dengan Alex, Bang Regar, pengrajin batu dan perak yang mangkal di Blok Square juga mengakui penghasilannya berkurang drastis sejak pandemi. “Bisa makan dan bayar kontrakan rumah saja beruntung, tapi sejak pandemi ini kita hanya bisa gigit jari, dan hutang sana-sani biar dapur bisa ngebul,”timpalnya.

Bang Regar mengatakan, pandemi ini telah merontokan perekonomian pelaku UKM, dan sudah banyak teman-teman kita yang pada gulung tikar alias bangkrut karena kehabisan modal usaha.

“Mengerikan memang buka usaha tapi tidak menghasilkan untung dengan kondisi Covid-19 ini, dan kami harap ada uluran pemerintah kepada UKM-UKM di kawasan Blok M agar mereka bisa bangkit berusaha kembali,” ucap Bang Regar, Senin (5/11/2021).

Pantauan media ini di lokasi seputar terminal dan Blok M Square mulai terlihat ramai pengunjung. Para pengunjung ada yang mencari koleksi buku, kaset dan piringan hitam serta batu cincin perak. “Hari ini agak ramai pengunjung, mudah-mudahan ada pembeli yang mampir beli batu atau pasang ikatan perak ke gerai kami ini,” pungkas Bang Regar.

Penulis : Waluyo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *