Constant Karma, kader senior Partai Golkar, dinilai layak memimpin Partai Golkar di Provinsi Papua. Hal ini disampaikan oleh Reza Kaitam,
kader Partai Golkar, menanggapi rencana Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Provinsi Papua mendatang.
Reza Kaitam menekankan pengalaman panjang Constan Karma di pemerintahan Papua sebagai dasar penilaian tersebut. Sebagai mantan Wakil Gubernur Papua periode 2000-2005,
Sekretaris Daerah Provinsi Papua (2010-2014), dan Penjabat Gubernur Papua (2012-2013), Constan Karma dinilai memiliki rekam jejak yang mumpuni dan memahami dinamika politik serta permasalahan di Papua.
“Karir beliau sangat jelas dan banyak memiliki pengalaman saat masih menjabat pemerintahan Papua. Dengan terjadi masa recover di provinsi Papua beliau pasti tau mengatasi hal yang terjadi di Papua saat ini,” ujar Reza.
Reza juga menyoroti potensi Constan Karma dan Benhur Tommy Mano (BTM), yang saat ini berpasangan dalam Pilkada Papua, untuk mengembangkan sumber daya alam (SDA) Papua
yang masih terpendam. Ia optimistis pasangan BTM-CK akan memenangkan Pemilihan Suara Ulang (PSU) dengan suara terbanyak.
Lebih lanjut, Reza berharap Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bapak Bahlil Lahadalia, mempertimbangkan Constan Karma sebagai calon Ketua Partai Golkar Provinsi Papua.
Kedekatan Reza dengan Bahlil Lahadalia, yang disebutnya sebagai “Om” karena bertetangga, diharapkan dapat mempermudah proses tersebut.
“Saya berharap selaku kader Golkar di waktu yang akan datang akan terjadi Musda Prov. Papua Partai Golkar. Saya berharap dapat memasukan nama beliau dalam calon ketua umum provinsi Papua,” kata Reza.
Reza juga menyoroti peran Partai Golkar sebagai partai besar di Papua yang selalu mengisi posisi strategis dalam pemerintahan provinsi. Meskipun bukan partai pengusung BTM-CK, kehadiran Constan Karma dinilai akan memberikan warna baru dan dukungan dari kader-kader Golkar di berbagai tingkatan pemerintahan di Papua.
“Partai Golkar adalah partai besar dan sangat jeli melihat peluang yang ada. Partai Golkar selalu mengisi jabatan-jabatan politik di provinsi Papua entah itu 01 Gubernur dan 02 Wakil Gubernur Papua,” tegas Reza. Ia berharap dukungan dari kader-kader Golkar lainnya untuk Constan Karma. “Provinsi Papua tanpa Golkar bagaikan anak ayam tanpa induk,” tambahnya. (Ancha)
