Toni SH MH Raih Award IJTI 2025Untuk Katagori “Tokoh Advokat Muda Inspiratif”

JAKARTA – Kiprah Toni SH MH sebagai pengacara muda yang vokal dan lantang menyuarakan keberpihakan kepada orang orang yang tertindas oleh ketidakadilan hukum menjadikan nama pria dengan dua orang anak ini semakin dikenal di luas khususnya dikalangan para wartawan (journalis).

Wajar bila pengacara kelahiran Indramayu, Jawa Barat ini dianugerahi “Tokoh Advokat Muda Inspiratif” pada ajang Award IJTI 2025 yang diselenggarakan oleh Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia (IJTI) di Hotel Avita, Kabupaten Cirebom, Jumat malam (23/5/2025).

Penyelenggaraan Award IJTI 2025 ini sekaligus dalam rangka memperingati Bulan Televisi dan HUT lIJTI yang keberadaannya sudah ada sejak tahun 1998.

“Award IJTI tahun 2025 kita dedikasikan untuk insan insan berprestasi, berkontribusi terhadap negeri serta memberikan inspirasi bagi masyarakat khususnya dikalangan generasi muda,” kata Khalid Mawardi selaku Ketua IJTI Cirebon Raya, Provinsi Jawa Barat disela-sela acara Awar IJTI 2025, Jumat (23/5/2025).

Salah seorang penerima penghargaan Award IJTI 2025 adalah Toni SH MH, pengacara muda yang lagi naik daun ini dianggap mampu menegakan keadilan hukum yang berpihak pada masyarakat kalangan bawah. Toni juga dianggap berhasil membongkar kasus kasus besar yang selama ini tidak terungkap ke publik, seperti pada kasus Vina, pengacaraPegi Seiawa ini juga lantang bersuara membela orang orang yang tidak bersalah pada kasus Vina untuk dibebaskan, dan alhamdulillah mereka akhirnya bebas dan bisa menghirup udara segar.

Di ajang Award IJTI 2025, Toni memperoleh penghargaan sebagai Tokoh Advokad Muda Inspiratif. “ Terima kasih IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia) atas penghargaan dan penobatan saya sebagai Tokoh Advokat Muda Inspiratif di ajang Award 2025. Saya tidak nyangka kalau selama ini saya bekerja untuk menegakkan kebenaran, keadilan, menjadi catatan IJTI kemudian memberikan penghargaan kepada saya sebagai Tokoh Advokat Muda Inspiratif, “ujar Toni tampak bahagia.

Kenapa saya gak nyangka? Karena memang menegakkan keadilan itu sudah tugas saya sebagai Advokat ketika menerima kuasa, disamping Polisi, Jaksa dan Hakim. Salah satu yang disampaikan IJTI adalah saya dinilai berani dan vokal dalam menegakkan keadilan, menyuarakan keadilan di ruang publik. Foto-foto saya saat menagani Pegi Setiawan kasus Vina Cirebon pun ditayangkan di layar acara IJTI Award 2025.

“Ya memang saya memiliki bukti-bukti yang sangat kuat bahwa Pegi Setiawan tidak melakukan tindak pidana yang disangkakan, harus mendapat keadilan, harus dibebaskan dari status Tersangka dan tahanan oleh Polda Jawa Barat. Saya sampaikan juga ke ruang publik karena memang kasus Vina Cirebon ini menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Alhamdulillah Pegi Setiawan bebas,”ungkapnya.

Kalau pun upaya-upaya saya dalam menegakkan keadilan ini menginspirasi masyarakat, saya hanya mengucap alhamdulillah.

“Semoga penghargaan ini menambah semangat saya dalam menegakkan keadilan dan menginspirasi bag advokat-advokat muda lainnya maupun para calon advokat, para sarjana hukum berani menegakkan keadilan dimanapun dan dalam keadaan apapun termasuk berhadapan dengan siapapun,”imbuhnyq.

Mantan wartawan yang kini jadi pengacara ini berharap, agar IJTI terus menjadi motor penggerak solidaritas jurnalis serta jembatan komunikasi yang konstruktif antara media dan masyarakat.

“Terimahkasih IJTI, sukses dan jaya selalu IJTI Cirebon Raya,”tutup Toni.

Tak mau kalah dengan Toni, Kholid pun merespon baik permintaan rekannya Toni. “IJTI Cirebon Raya di bawah kepemimpinannya siap menjawab berbagai tantangan zaman serta tetap menjunjung tinggi nilai profesionalisme dan etika jurnalistik,”ucap Kholid.

Dia mengatakan, pada mementum kegiatan IJTI Cirebon Raya Award 2025 ini pihaknya memberikan apresiasi kepada sejumlah tokoh publik yang dinilai inspiratif, baik pejabat pemerintah daerah, serta perwakilan media dari berbagai platform, baik cetak, elektronik, maupun online. (Fahrul Rozi)