Legislator PKS Ateng Sutisna Ajak Pemda Tuntaskan Revisi Tata Ruang Berbasis KLHS
SENAYAN – Ateng Sutisna adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI periode 2024 -2029 dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), ia dikenal sosok peduli, tegas dan pemberani menyuarakan kepentingan rakyat serta negara Indonesia tercinta, terutama yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan hidup.
Kepedulian Ateng Sutisna dituangan dalam bentuk apresiasinya atas gerak cepat pemerintah bentuk Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), termasuk memisahkan Kementerian Lingkungan Hidup dari Kementerian Kehutanan. “Kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo ini sangat tepat dapat membuat penanganan isu lingkungan lebih fokus dan tidak tumpang tindih,”kata Ateng Sutisna anggota komisi XII DPR kepada wartawan di gedung parlemen Senayan Jakarta, beberapa waktu lalu.
Untuk diketahui, komisi XII DPR RI membidangi Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Lingkungan Hidup, serta Investasi. Tak salah bila Ateng Sutisna dalam setiap rapat bersama mitra kerja, fokus bidang pengawasan terhadap sektor migas, energi terbarukan, pertambangan, dan isu-isu lingkungan hidup nasional seperti pengelolaan sampah dan dampak pertambangan, serta investasi yang berkelanjutan.
Dalam rangka itu pula, Ateng Sutisna mengajak seluruh pemerintah daerah (pemda) se-Indonesia untuk menyelesaikan segera revisi tata ruang berbasis Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), termasuk perusahaan juga harus melunasi kewajiban ekologisnya, masyarakat tidak lagi diperalat oleh pengusaha nakal, serta akademisi aktif memberi masukan kebijakan. “Saya minta stakeholder dan pihak terkait dapat berikan masukan sesuai keahlian masing masing demi perbaikan regulasi,” tegasnya.
Ajakan Ateng Sutisna ke pemda bukan tanpa alasan kuat. Bencana banjir yang melanda Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat adalah peringatan keras untuk kita semua bahwa pembangunan ekonomi tidak boleh berjalan dengan mengorbankan kelestarian alam.”Pertumbuhan ekonomi dan investasi harus tetap berjalan tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan hidup,”kata Ateng Sutisna di acara talkshow “Outlook 2026 : Masa Depan Lingkungan Hidup Indonesia Dipertaruhkan” yang digelar di Jakarta, belum lama ini.
Ateng Sutisna menuturkan, sehari sebelum terjadinya banjir di Sumatera, Komisi XII telah mengingatkan adanya perusahaan tambang yang menguasai konsesi lebih dari 100.000 hektare, namun tidak memiliki kapasitas pengawasan yang memadai. Sehingga penambangan liar dan perkebunan ilegal marak di dalam wilayah konsesi tersebut. Termasuk masih banyaknya perusahaan yang belum menuntaskan kewajiban lingkungan, seperti reklamasi pasca tambang dan rehabilitasi kawasan hutan pinjam pakai,”
“Inilah yang kami maksud dengan utang ekologis, dan pemerintah harus mendorong agar segera dituntaskannya persoalan ini,” tegasnya.
Meski terdapat moratorium pembukaan lahan perkebunan, praktik di lapangan menunjukkan masih adanya perusahaan yang memanfaatkan masyarakat untuk membuka lahan secara ilegal. Bahkan, hal ini terjadi di kawasan hutan lindung seperti Tesso Nilo, yang kini disebut telah berubah hingga 60 persen menjadi kebun sawit.
“Ini bukan hanya terjadi di hutan produksi, tetapi juga di hutan lindung,” pungkasnya. (yo)
Rekam Jejak Ateng Sutisna
Ir. H Ateng Sutisna, M.B. A , adalah anggota dewan perwakilan rakyat (DPR) RI periode 2024-2029 dari Partai Keadilan Sejahterah (PKS). Ateng Sutisna mewakili daerah pemilihan Jawa Barat IX meliputi Kabupaten Majalengka, Subang, dan Sumedang.
Sebelum terjun ke dunia politik, Ateng Sutisna merupakan pengusaha sukses dengan sederet jabatan strategis di perusahaan. Mulai dari Direktur Utama PT Sarbi Moerhani Lestari 1993-2024 hingga Komisaris Utama PT Mangole Tunas Lestari 2016-2024.
Berbagai jabatan organisasi juga didapatkan Ateng Sutisna, satu di antaranya menjadi Wakil Ketua Departemen Agribisnis dan Pangan di Ikatan Saudagar Muslim Indonesia.
Bahkan, Ateng Sutisna juga aktif sebagai anggota Persatuan Insinyur Indonesia sejak 1987 hingga sekarang.
Dengan berbagai organisasi yang diikutinya membuat Ateng Sutisna lebih mudah dikenal masyarakat Jawa Barat.
Terutama ketika pria kelahiran Majalengka itu menggeluti bidang politik dengan merapat ke PKS.
Wajar Ateng Sutisna bisa bertarung di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 dan bisa meraih 81.286 suara.
Riwayat Pendidikan
- SDN Kutamanggu1975
- SMPN 2 Majalengka1979
- SMAN 2 Cirebon1982
- Institut Pertanian BogorManajemen Hutan1987
- Institut Pengembangan Wiraswasta Indonesia Administrasi Bisnis1993
Riwayat Organisasi
- Lingkungan Seni Putra BegerAnggota1980
- Persatuan Sarjana Kehutanan Indonesia (PERSAKI)Anggota1987
- Persatuan Insinyur IndonesiaAnggota1987
- Masyarakat Penginderaan Jauh IndonesiaAnggota1993
- Ikatan Surveyor Indonesia (ISI)Anggota1995
- Center of Excellent Geographic Information (CEGIS)Anggota1996
- Masyarakat Pemetaan Indonesia (MAPPIN)Anggota1997
- Himpunan Konsultan Kehutanan Indonesia (HIKKINDO) Ketua Umum1998
- Asosiasi Perbenihan Indonesia (ASBENINDO)Ketua Kompartemen Bidang Perbenihan Tanaman Hutan dan Perkebunan2003
- Masyarakat Perbenihan dan Pembibitan Indonesia (MPPI)Ketua Pelaksana Harian Bidang Kehutanan2003
- Himpunan Kerukunan Anggota Tani IndonesiaDewan Pakar2003
- HImpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI)Bendahara2004
- Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI)Wakil Ketua Departemen Agribisnis dan Pangan2024
