DPUPRP2RKP  Beltim, Gelar Pelatihan Tenaga Kerja Konstruksi  dan Uji Kompetensi

Belitung Timur, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman ( DPUPRP2RKP)  gelar pelatihan Tenaga Kerja Konstruksi dan Uji Kompetensi  bertempat di halaman Kantor DPUPRP2RKP pada Rabu (26-11-2025 )

Pelatihan dilaksanakan selama 4 hari dari mulai tanggal 25-28 Nopember 2026 yang diikuti sebanyak 58 orang,  yang berasal dari kecamatan, pegawai P3K dan pegawai Asorsing, sebelumnya pelatihan sudah dilaksanakan pada tahun anggaran 2023, 2024 dan  sekarang 2025 dilaksanakan kegiatan yang sama, jadi kegiatan ini sudah dilakukan 3 kali dengan total peserta sebanyak 158 orang

Selaku pengajar dari Guru  dari SMKN Kelapa  Kampit  Belitung Timur dan  SMKN  Tanjungpandan- Belitung

Kilas balik  peserta Jenjang 1 : 24 – jenjang 2 : 18 – jenng 3 : 12 – jenjang 4 : 10 orang { 158 orang ) tiga kali kegiatan 2023 dan 2024 dan 2025. 

Asesor Lembaga Sertifikasi Profesi ( LSP) ATAKI Prop.Babel Berkah Triyo Sembodo  menyatakan bahwa kegiatan hari ini adalah terkait dengan bimbingan dan pelatihan tenaga kerja konstruksi dengan jenjang 1, 2, 3, dan 4 ‘

 ” Jenjang 1 dan 2  tersebut terkait  untuk Sertifikasi tenaga kerja tukang, yaitu tukang  bangunan, tukang bajanya dan jenjang 3  itu untuk tehnis kerja sebagai tukang gambar atau juru gambar, itu untuk memastikan apakah mereka berkompeten sebagai juru gambar,” Ujar Berkah Triyo Sembodo

Berkah Triyo Sembodo menyatakan, kalau untuk tukang bangunan kita harus sudah  memastikan bahwa mereka memang ahli,  atau tukang bangunan,  bukan hanya sekedar mengaku-ngaku ngaku sebagai tukang bangunan tetapi tidak punya keterampilan dan tukang-tukang baja ringan juga sama artinya kita harus uji mereka,  apakah mereka itu sebagai tukang sesuai dengan catatan kerjanya,” jelasnya

” Dikatakan, Terkait dengan materi  kegiatan ini yang  disampaikan  mencakup teori- teori  tentang keselamatan kerja ( K3 ), konstruksi dan teori pekerjaan bangunan,
Kemudian untuk asesmentnya diberikan uji sertifikasi ini, bahwa mereka punya predikat yang punya hasil kompeten dalam artian bahwa mereka betul- betul punya  keterampilan kerja, 

kedepannya,  Ia berharap dengan adanya  pelatihan ini mereka punya SKK harus punya tanggung jawab terhadap profesi mereka, jadi harus di jaga etika profesi sebagai tukang dalam pelaksanaan dilapangan,” tukas Berkah Triyo Sembodo

Sementara Kepala DPUPRP2RKP Idwan Fikri saat dikonfirmasi di runga kerjanya mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan pelatihan tenaga kerja konstruksi ini merupakan salah satu Bina Konstruksi dalam hal ini membina tenaga  kerja  yang ahli konstruksi, ini salah satu programnya,  ada pembinaan dan pelatihan dalam proses pembangunan di Belitung Timur, hal ini tentunya ada ahli-ahlinya, untuk dalam berbagai bidang konstruksi,” Ujar Idwan

Idwan menyatakan Pekerjaan konstruksi tentunya harus punya Sertifikat, jadi tugas Pemda untuk men- Sertifikatkan keahlian tersebut, seperti Sertifikat Keahlian Kerja ( SKK )

” Alhamdulillah, kita sudah laksanakan kegiatan ini  3 kali, untuk bina konstruksi ini di Prop.Babel baru ada d Pangkal Pinang dan di Kabupaten  satu-satunya baru Belitung Timur yang telah melaksanakan kegiatan ini yaitu bina konstruksi,” katanya

Pesertanya, menurut Idwan kita pilih dari 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Manggar dan Kecamatan Damar, yang diutamakan pesertanya dari Desa-Desa di Kecamatan tersebut, ada juga dari PT-CV dan juga ada dari Kadus yang di latih kerja dalam pelatihan tenaga kerja konstruksi ini, pada prinsipnya mereka punya skill dan keahlian yang bisa di manfaatkan.

” Kegiatan ini dilaksanakan selama 3  hari, ada teori dan praktek serta ujian pada hari terakhir, mudahan lulus semua,” harapnya

Lanjutnya disampaikan, Saya juga tekankan kalau hanya sertifikatnya  tidak ada gunanya, paling tidak punya keahlian, paling tidak bisa melakukan pengawasan, semoga hal ini bermanfaat bagi diri sendiri maupun bagi desanya sendiri dan Belitung Timur umumnya untuk konstruksi

Dengan harapan, adanya pelatihan ini jangan di sia-siakan, itu ikuti dengan baik supaya ilmu-ilmu yang diajarkan dapat bermanfaat, dengan sertifikat dapat menspot konstruksi- konstruksi yang ada di Desa kita juga bisa berkolaborasi terhadap proyek-proyekan yang ada di Desa untuk menjaga kwalitas bangunan tersebut, baik itu milik Desa maun milik Kabupaten  Beltim agar termanfaat dan bangunan bisa lama,” tutup Idwan Fikri ( Niza Karyadi )