Doa Bersama Maras Taun, Wabup Khairil  Potong Lepat Gede : Simbol Rasa Syukur

Belitung Timur,  Dukun Kampung  wilayah Adat Desa Gantung, Desa Lenggang dan Dusun  Sebrang Desa  Selinsing  Kik Reman serahkan kepada  Wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar untuk memotong  potong  Lepat Gede, sebagai simbol rasa syukur atas nikmat dan Rezeki,  yang berlangsung di kediaman Kik Dukun Reman Desa Gantung Kecamatan Gantung Belitung Timur  pada Sabtu ( 25-4-2026 )

Pemotongan Lepat Gede oleh Wakil Bupati yang dihadiri oleh Ketua DPRD Fezzi Oktolseja, Anggota DPRD Heru A, Andriatno, Kadisbudpar Yulhaidir, Camat Gantung Dela Wahyudi, Koramil Gantung, Kapolsek Gantung, Kedes  Gantung Arif K, Kades Lenggang Fachrizal, Kadus Sebrang Rachmat, Ketua FKAB se-Belitong Mukti Maharip, tokoh adat dan Masyarakat, Ketua MPP Pemuda Pancasila Iwan Gabus, serta undangan lainnya

Pada kesempatan pemotongan Lepat Gede tersebut bukan sekedar seremonial, ini ada maknanya dan pesannya kepada kita, rasa syukur kita kepada Allah SWT atas nikmat dan rezeki, berdoa bersama memohon  keselamatan kampung dan masyarakatnya, keberkahan dalam hidup kita semua, atas lebih meningkatnya hasil panen padinya.

Untuk itu, Wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar menyampaikan bahwa kegiatan Doa Bersama Maras Taun ini merupakan simbol kebersamaan, gotong royong, serta wujud nyata dari kearifan lokal yang telah diwariskan oleh para leluhur kita, ini harus terus dijaga serta dilestarikan,” Ujar Wabup Khairil

Wabup Khairil mengapresiasi  dalam kegiatan ini  yang menunjukan bahwa nilai-nilai nilai adat dan budaya masih hidup dan menjadi bagian yang penting dalam kehidupan masyarakat kita,

Melalui momentum maras taun ini, Wabup Khairil mengajak kita semua untuk memperkuat  persatuan dan kebersamaan, menjaga nilai-nilai dan budaya serta meningkatkan semangat gotong royong dalam membangun Daerah

” Ia berharap, Semoga melalui doa bersama ini, kita diberikan keberkahan, keselamatan, serta hasil yang lebih baik di masa mendatang,” tutup Kharil

Dukun Kampong wilayah adat Desa Gantung, Desa Lenggang dan Dusun Sebrang Reman disela-sela acara maras taun menyatakan bahwa tahun ini memang cukup meriah  dari tahun-tahun sebelumnya,  hari ini kita tampilkan berbagai acara kesenian dan hiburan lainnya
” Alhamdulillah, partisipasi masyarakat sangat antusias  dengan nikmat, doa bersama dan rasa syukur bersama” Ujar dukun Reman

Lanjutnya, Ia berpesan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga adat istiadat dan budaya agar tetap lestari karena merupakan peninggalan nenek moyang kita, harus terus dijaga kelestariannya

Untuk itu saya berharap kepada generasi kedepannya, Maras taun ini peninggalan adat  Budaya para leluhur kita urang Belitong yang harus kita lestarikan, menjaga budaya, menjaga adat dan adab yang harus kita jaga bersama,” tukas Dukun Reman  ( Niza Karyadi )